Capek (catatan akhir pekan)
April 27, 2008 at 2:09 pm 1 komentar
Isyarat Rindu
Semilir rindu di belantara,entah rindu ini buat siapa?serasa angin menerbangkan kesana. awan putih melekat erat dikebiruan langit,seolah ada isyarat yang tersirat.bisa saja pelangi merindukan kedatanganku tapi aku sendiri masih mendekam di kemusiman.tak hanya itu,fatamorgana berteriak kencang menyapaku di tengah kebisingan,mungkin semilir rindu telah memanggilku untuk menerbangkan layang-layang di lapang pepasiran. duhai pagi, siang, sore dan malam tanpa bertengkar,kau senantiasa rela bergantian.
tapi, aku kasihan pada malam yang terlalu lama menjagaku di peniduran
Buat Ibu
Desir angin menatap pilu,menyusup mencuri keheningan senja
Bait-bait langit terlantun hingga di pangkuanmu kau buat damai semesta ini dengan hembusan kasih dan sayangmu
nyanyian di bilik ayunan itu senantiasa terdengar indah.
Dongeng malammu menetes di air mataku,kau relakan kuras keringatmu demi kehadiranku,tanpa pedulikan hembusan nafasmu akan berakhir.
Aku menangis,kau bahagia mendengar tangisanku
Aku dewasa,kau menangisi kabar kebahagianku.
Ibu,maafkan semesta kecilmu ini.
Bait ini telah terputus….
M,setiawan
Tuhan,karuniai aku istri seorang”netter”
Uppps..
jangan berpikiran aneh-aneh dulu dan jangan menduga-duga saya sedang berdoa seperti dalam judul postingan ini. Judul ini diilhami dari status salah seorang teman chit chat saya di Yahoo Messenger (YM). “ Tuhan, kirim aku istri seorang netter” begitu dia menulis status YM nya beberapa hari yang lalu dan bermula ledekan saya atas status tersebut kami terlibat pembicaraan yangt ak jauh-jauh dari topik itu. Akhirnya saya mengetahui bahwa teman saya tersebut sedang terlibat hubungan dengan seorang cewek blogger yang tinggal satu kota dengan dia. Sebenarnya apa yang terjadi pada teman saya dan harapan teman saya yang dia ekspresikan dalam bentuk status YM nya bukan yang pertama, banyak teman di seantero negeri ini yang mendapatkan pasangan hidup lewat dunia maya. Batas fisik seperti daerah, bahkan negara tak menghalangi dua insan untuk saling merajut tali kasih. Perbedaan bahasa dan budaya juga mampu teratasi lewat dialog-dialog lisan maupun tulisan via dunia maya… bahkan karena aktifnya saya di milis dan cukup lumayan sering nge-blog, seorang teman baik saya pernah juga mengatakan “ sepertinya peluang kamu untuk mendapatkan pasangan hidup lewat dunia maya juga besar wan”. Ah.. bisa saja
Kembali ke soal pasangan hidup dunia maya ini, memang kita tidak munafik bahwa rejeki, jodoh itu datangnya dari tempat yang tidak disangka-sangka dan lewat wahanya yang juga mungkin ada jauh di luar logika kita, dan itulah realitanya. Jika kita adalah pihak-pihak yang setuju dengan fenomena mendapatkan jodoh dari chat, blog, milis. tentu persetujuan akan fenomena itu didasari alasan-alasan antara lain bahwa didunia blogging dan milis, orang berekspresi dan mengungkapkan apa yang ada di pikirannya serta pandangan-pandangannya secara jujur dan kejujuran ini yang menjadi daya tarik. Selain itu cara penulisan, penuangan ide dalam bentuk tulisan juga dapat memerperlihatkan kualitas seseorang yang kadang bagi sebagian orang ini merupakan sisi yang menarik. Masih banyak rangkaian alasan yang mendorong seseorang untuk mencari/mendapatkan pasangan hidupnya lewat blogging.
bagaimana dengan kamu ?
Kamis,22 Mei 2008 (special day)
Entry filed under: Sceptic dairy. Tags: .
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
sinyotaraz | Mei 30, 2008 pukul 3:30 pm
CAPEK ya,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!!!